Ciri-Ciri Paru-Paru Basah

Paru-paru basah atau yang disebut juga sebagai wet pleurisy atau efusi pleura. Di bagian inii sering kali terjadi infeksi kuman TBC berpa parasit yang tidak dikehendaki. Pada pleuritis basah ditandai oleh adanya cairan berlebihan yang penyebabnya bisa bermacam-macam.

Cairan berlebihan yang mengisi ruang diantara kedua selaput itu tentu saja akan mendesak dan mengganggu gerakan paru-paru sehingga penderitanya mengalami sesak napas. Penyebab lain yang lebih serius mungkin kanker selaput paru-paru, gangguan sistem pembuluh darah paru-paru akibat dari proses menurunnya kadar albumin atau perdarahan akibat dari luka pada bagian dada.

Untuk mengatasi sesak napas tadi, biasanya cairan yang berkumpul di antara kedua selaput itu disedot dengan menggunakan jarum berongga. Sementara itu penyebabnya diberantas dengan obat-obatan yang lebih tepat melalui suntikan langsung ke lokasi atau diminumkan sebagai obat biasa. Dengan demikian paru-paru basah biasa pula merujuk pada penyakit bronchitis atau radang saluran napas. Penyakit ini sering kali dianggap enteng, karena bukan termasuk penyakit yang mematikan seperti penyakit jantung, darah tinggi atau stroke dsb.

Misalnya, bonchitis memang penyakit saluran napas, yaitu organ yang menghubungkan batang tenggorokan dengan paru-paru. Akibat infeksi dan peradangan terbentuklah dahak (mukus). Produksi mukus yang berlebihan ini juga acap kali mempersempit dan menghalangi saluran napas sehingga penderita tidak leluasa dalam bernapas.

Cara Mengobati Paru-Paru Basah

Istilah paru-paru basah sebenarnya tidak dikenal dalam dunia medis tapi sudah terbiasa digunakan oleh masyarakat awam (kesehatan) yang membuktikan bahwa dunia nyata lebih menukik dibandingkan dari dunia ilmu pengetahuan. Paru-paru basah merupakan gangguan pernapasan seperti juga penyakit asma, bronchitis, TBC, dsb. Namun demikian ia adalah jenis gangguan pernapasan yang amat mengganggu penderitanya untuk berakitivitas. Karena penyakit ini seperti berasal dari kondisi yang banyak ditemukan di udara dingin atau di malam hari. Mereka menyangka bahwa penyakit ini bersumber dari kebiasaan si penderita yang suka berpergian di malam hari, sehingga ia terkena serangan penyakit yang mengganggu organ pernapasan itu.

Untuk menyembuhkan dan mencegahnya tentu harus berhenti merokok bagi para perokok. Jika penderita bekerja di lingkungan yang berdebu dan berasap, sebaiknya pindah kerja dan mencari lokasi yang tidak seperti sebelumnya.

Berikut ini ada beberapa cara dalam pengobatan paru-paru basah yang dapat dilakukan :

1. Pijat bagian lutut ke bawah sampai bagian telapak kaki.

2. Tekan pada celah-celah tulang kering dan tulang betis, kurang lebih 10 menit kiri dan 10 menit kanan.

3. Berdiri dengan posisi lutut dilipat setengah berdiri kurang lebih 10 menit.

4. Minum air hangat kurang lebih 1 gelas

5. Pijitan menggunakan minyak goreng bersih

6. Oleskan minyak goreng pada badan (perut, dada dan punggung) setiap malam ketika akan tidur

7. Terapi kurang lebih 3 hari 1 kali